Cara Pembenihan Ikan Gabus
Membudidayakan ikan gabus
memerlukan usaha dan langkah yang tepat agar proses budidaya ini bisa berhasi
dengan sukses. Salah satu teknik yang harus anda lakukan adalah
melakukan perawatan induk. Melakukan perawatan induk yang benar akan bisa
membuat ikan gabus yang anda budidayakan berkembang biak dengan baik.
Gambar benih ikan gabus usia 2 minggunan
Teknik
Budidaya Ikan Gabus dengan Cara Pemijahan
Cara budidaya ikan gabus ini
dikenal juga sebagai pemijahan. Langkah ini bisa dilakukan didalam bak
beton atau fiberglass. Cara melakukan budidaya dengan pemijahan adalah sebagai
berikut. Siapkan bak beton dengan ukuran panjang 5m, lebar 3m dan tinggi 1m.
Kemudian keringkan bak ini dalam jangka waktu 3 sampai dengan 4 hari.
Proses siap
memijah juga harus anda lakukan dengan cara memasukan air hingga setinggi
50 cm kedalam bak dan biarkan air tersebut mengalir selama pemijagan
berlangsung. Lalu masukakan enceng gondok untuk merangsang proses pemijahan
yang berlangsung. Kemudian masukan 30 ekor induk betina dan 30 ekor induk
jantan.
Dengan menggabungkan antara
induk jantan dan induk bertina di sistem memijah ini, nantinya akan
terjadi penetasan dimana anakan ikan gabus akan muncul.
Proses perkawinan induk akan bisa terjadi dengan lebih mudah di
proses pemijagan ini. Maka dari itu langkah mengembangbiakan ikan gabus dengan
cara memijah ini merupakan langkah yang sangat tepat dan banyak digunakan oleh
para petani ikan gabus.
Pemeliharaan
Ikan Gabus
Kemudian
proses pemeliharaan juga harus dilakukan caranya dengan melakukan
kontrol setiap hari pada ikan ini. Nantinya telur yang dihasilkan akan
mengapung di air. Perlu anda ketahui juga bahwa satu ekor induk betina ini akan
bisa menghasilkan telur sebanyak 10.000 hingga 11,000 butir dalam satu kali
melahirkan saja.
Menyiapkan kolam
perawatan untuk ikan ini juga sangat penting. Isilah air hingga setinggi
40 cm dan kemudian pasanglah dua buah titik aerasi yang harus dihidupkan pada
saat proses penetasan berlangsung. Suhu air tidak boleh lebih dari 28 derajat
celcius. Akan lebih baik lagi jika suhunya pas.
Proses
Pemindahan Larva atau Telur Ikan Gabus
Setelah anda
menyiapkan kolam pemijahan untuk ikan gabus, nantinya dua induk yang
bergabung didalamnya akan melakukan perkawinan dan mereka menghasilkan telur.
Biarkan proses memijah ini selama beberapa saat dan kemudian ambil telur
tersebut. Ambil telur tersebut secara hati-hati dengan menggunakan sekupnet
halus.
Proses
Pemeliharaan Larva Ikan Gabus
Proses kolam penetasan
dan pemeliharaan larva atau telur ikan gabus bisa anda lakukan ketika
larva telah berumur 2 hari dan hingga berumur 15 hari. Siapkan aquarium dengan
kepadatan yang sama dengan kepadatan 5 ekor ikan gabus per liternya. Untuk
larva kelebihannya bisa anda pelihara di aquarium yang lain. Ketika sudah
memasuki umur 2 hari, larva bisa anda beri pakan menggunakan naupli artemia.
Proses penyortiran dan
pemberian pakan dilakukan dengan frekuensi 3 kali dalam sehari. Lakukan
analisis kakaban juga untuk mengetahui perkembangan telur atau larva
dari ikan gabus yang anda budidayakan. Ikan ini akan bisa menghasilkan hasil
panen ikan yang memuaskan untuk anda. Jangan lupa untuk mengganti air yang baru
apabila air menjadi keruh dan kotor setelah pemberian makanan.
Persiapan
Pakan untuk Ikan Gabus
Mengingat ikan gabus adalah
ikan predator atau karnivora, anda bisa melakukan pemberian
pakan dengan makanan berupa ikan kecil. Ikan yang satu ini juga bisa
dibudidayakan dengan cara memisahkan telur dari induknya. Hal ini untuk
mencegah induk ikan gabus memangsa anakannya sendiri. Setelah proses bertelur
terjadi, ambil larva atau telur ikan tersebut di akuarium dengan ukuran
panjang, lebar dan tinggi 60cm x 40 xm x 40 cm.
sukses petani idoneesia



